Towards Quality School
BEASISWA PROGRAM SAMPOERNA ACADEMY
SMA Negeri 10 Malang (Sampoerna Academy) Pendidikan Bertaraf Internasional Berasrama Tahun Akademis 2010/2011 SMA Negeri 10 Malang (Sampoerna Academy) merupakan wujud kerjasama antara Putera Sampoerna Foundation dengan Pemerintah Kota Malang dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Sekolah ini menyediakan pendidikan bertaraf international dengan kualitas pendidikan terbaik bagi siswanya. ...
“SESAT” vs “Groovy”
“CnC….CnC….CnC….. Go……..Go……..!” “CnC…..CnC…….CnC……..Go…….Go…….!” “the winner of CnC for grade X in this week is X-4, and the other winner is X-1“.Mendengar kalimat itu sontak seluruh siswa-siswi X-1 dan X-4 bersorak untuk merayakan kemenangan mereka dalam lomba antar kelas ini. Untuk CnC minggu pertama bulan Maret ini ada yang berbeda dengan minggu...
Sebarkan Virus 13 Budaya Malu !
  Kamis, 4 Maret 2010. Adalah Bu Wiwik Esti K. BLH (Badan Lingkungan Hidup) Propinsi Jawa Timur berkunjung ke SMAN 10 Malang dalam rangka meninjau kesiapan SMAN 10 Malang untuk Sekolah Adiwiyata tahap berikutnya tingkat nasional. Didampingi para pemandu mengadakan School Touring meninjau Kumbung Jamur, Green House, Kantin UKS, Sumur Resapan, Biopori, Pengolahan Sampah Organik dan Anorganik, Pe...
Try Out UAN ke III
  Kamis, 4 Maret 2010. Try Out UAN ini adalah try out terakhir yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kota Malang untuk tingkat SMA mulai Senin kemarin (1/3) dan berakhir hari Jumat besok (5/3). Bu Erlina mengatakan bahwa sementara ini hasil try outnya mengalami kemajuan dibandingkan Try Out pertama dan kedua, meski bobot soal bervariasi. Para siswa setelah melaksanakan try out langsung diadaka...
Latihan On air, sebagian masih Grogi
Setelah latihan selama 4 hari di Oryza FM, anggota Tim broadcast yang terdiri sekitar  25 anak memulai siaran on air di radio komunitas Universitas Brawijaya yang terletak di Gedung Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian. Siaran yang dimulai tanggal 1 maret lalu ini digunakan para broadcaster ini untuk latihan menghadapi  pendengar secara langsung dengan jumlah pendengar yang tentunya lebih banya...

Tinggal di Asrama, Gizi Terjamin

Posted By: yudi fahmin on January 29, 2010 in Sampoerna Academy - Comments: Comments Off

Berita ini diambil dari Koran Malang Post, edisi Selasa 26 Januari 2010

Judul Rubrik

Sobat Xpresi M-teens

GIZI bukan saja hal biasa bagi Adita Utami, siswi kelas X.4 SMAN 10 Malang. Gadis yang akrab disapa Dita ini menuturkan pentingnya memperhatikan asupan gizi bagi tubuh. Biasanya sih, anak perantauan itu nggak terlalu memperhatikan gizi dan menganut motto ‘yang penting kenyang’.

“Aku selama sekolah di Malang tinggalnya kan di asrama, jadi urusan makan cukup terjamin. Ya kuantitas dan gizinya,” jelas salah satu siswa yang mendapat beasiswa Sampoerna Foundation.

Adita Utami..

Di asrama Sampoerna Academy yang ditempatinya sekarang, menu makanan yang ditawarkan cukup memenuhi kebutuhan gizi siswa. Dara yang mengidolakan SBY ini mengungkapkan di asramanya juga memiliki papan saran. “Setiap anak boleh mengisi papan saran. “Setiap anak boleh mengisi papan saran, itu jika dirasa ada menu makanan yang kurang oke atau ingin menu makanan yang berbeda,” cerita Dita.

Seperti contoh, Dita menginginkan sayur bayam, karena dia menilai bahwa selama ini, catering asrama belum menyediakan zat besi.

Menanggapi tentang adanya hari Gizi, apa jawaban Dita ketika ditanya jika ia menjadi Duta Gizi Nasional? “Pertama, aku pengin meninjau daerah-daerah yang dirasa masyarakatnya memiliki kekurangan gizi, seperti NTB itu. Dengan melihat langsung, kita jadi punya passion lebih untuk mengatasi kekurangan gizi,” ungkapnya panjang lebar.

Selain meninjau, Dita juga pengin menggalang komunitas dengan teman-temannya atau remaja yang peduli dengan gizi untuk merayakan hari gizi setiap 25 Januari ini. “Pengin gitu ngadain acara berkaitan dengan Hari Gizi Nasional, ngadain hari pemeriksaan gizi gratis, sekalian cari donatur untuk wilayah-wilayah Indonesia yang kekurangan gizi,” terang cewek manis ini.

Tapi kalau emang bisa terealisasi sih, Dita pengin ngajak temen-temennya dulu untuk sosialiasi tentang gizi ke daerah-daerah. Nggak usah muluk-muluk ke NTB segala, yang daerah sekitar Malang, yang dirasa perlu untuk diperhatikan gizinya.

Cewek yang pernah juara 1 Lomba Story Telling se-Kabupaten Probolinggo ini juga menuturkan jika asupan makanannya juga disesuaikan dengan
kondisi tubuhnya. “Misalnya nih, aku lagi sakit, ya pasti ada beberapa makanan yang jadi pantangan. Meskipun itu bergizi, tapi kan disesuaikan
dengan kondisi tubuhku juga,” cerita Dita. “Gizi kalau terlalu berlebihan juga malah nggak baik kan? Jadi, ngikut dengan kondisi tubuh aja,”
katanya lagi. (*/han)