Category Archives: Sampoerna Academy

PENGUMUMAN PENERIMAAN SISWA BARU

 

DOWNLOAD :

1. Informasi Umum Pendaftaran SMA NEGERI 10 MALANG ( Leadership Academy )

2. Formulir Aplikasi Siswa Beasiswa Pendidikan Angkatan 2014-2015

3. Formulir Aplikasi Siswa Fee Paying 2014-2015

 

 

 

 

PENGUMUMAN SISWA BARU SMA NEGERI 10

 

 

 

Silahkan Download dibawah ini :

1. Informasi Umum Program Leadership Academy

2. Formulir Aplikasi Siswa Beasiswa Pendidikan Angkatan 2014 – 2015

3. Formulir Aplikasi Siswa Fee Paying 2014 – 2015

Pendidikan dan Latihan Jurnalistik SMAN 10 Malang

AYO MENULIS KREATIF

 (9/2) PELATIHAN menulis kreatif dan jurnalisme ini diadakan dalam rangka agenda rutin tahunan diklat jurnalistik di Learning to Live Jurnalistik SMAN 10 Malang. Diikuti sekitar 45 anggota jurnalistik kelas X, XI, dan XII baik dari kampus 1 dan 2, bertempat di Ruang Multimedia kampus 1 SMAN 10 Malang. Acara dimulai pada pukul 07.30 WIB yang dibuka langsung oleh materi layout atau perwajahan koran. Seluruh pemateri dalam pelatihan ini mengundang dari redaksi koran lokal Malang Post. Mas Abdi yang mengenalkan materi perwajahan koran dengan runtut menerangkan bagaimana tampilan koran yang baik seklaigus menarik, sehingga para pembaca dapat menangkap isi berita dengan baik pula.

Selain materi tentang perwajahan koran, juga terdapat materi fotografi yang disampaikan oleh Mas Rizal, fotografer Malang Post untuk sektor kota. Materi fotografi kali ini tidak lagi menjelaskan tentang teknik-teknik dasar fotografi, melainkan sudah menginjak ke tahapan foto bertema. Dengan mengangkat tema “setiap langkah memiliki kisah”, diharapkan seluruh anggota jurnalistik dapat menceritakan setiap foto indah mereka. Para peserta juga diminta untuk hunting foto di sekitar sekolah dan dikoreksikan oleh pemateri. Dari sejumlah foto yang terkumpul, beberapa sudah mahir dan juga ada yang perlu belajar lagi dan lagi.

Sebagai acara inti, yaitu materi menulis kreatif yang dibimbing langsung oleh Bapak Husnun N Djuraid, wartawan dan editor senior Malang Post. Pada kesempatan kali ini, Pak Husnun menularkan bagaimana agar kita bisa menjadi penulis yang kreatif, inovatif dan tidak pernah merasa bosan. Pun juga bagaimana menulis dengan baik dan benar. Melalui cerita-cerita dan pengalaman beliau yang tak sedikit di dunia jurnalisme, para peserta pelatihan diharapkan mampu menjadi penulis-penulis yang memiliki daya saing dan unggul.

Acara yang berlangsung selama kurang lebih 8 jam ini tidak hanya disuguhi materi-materi saja. Yang menarik adalah sesi standup comedy oleh para anggota baru untuk mendapatkan id card wartawan jurnalistik SMAN 10 Malang.  Acara ditutup dengan foto bersama dan harapan selanjutnya adalah dengan adanya pelatihan ini, kualitas jurnalistik di SMAN 10 Malang baik dari segi produk dan sumber daya manusianya menjadi lebih baik. (arf)

Senior Trip Sampoerna Academy

SENIOR TRIP: KECERIAAN EMPAT HARI MENUJU TIMUR

Senior Trip kali ini (4-7/2) berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang memilih tujuan ke timur yakni Bali, sedangkan untuk tahun ini  memilih menuju ke barat yakni Jakarta, Bandung, dan Jogja. Pada awalnya,  kegiatan ini bukanlah Senior Trip akan tetapi Campus Trip. Namun, dikarenakan banyak mahasiswa yang liburan saat itu, sehingga, Senior Trip kali ini mengunjungi tempat-tempat wisata yang ada tiga kota tersebut.

Tujuan awal  yang selalu wajib dikunjungi ketika siswa Sampoerna Academy  ke Jakarta adalah Sampoerna Strategic  Square atau yang biasa kita kenal dengan SSS. Di sana, semua siswa kelas 12 melakukan office touring, yakni berkunjung ke kantor-kantor yang ada di SSS. “Hal yang paling menarik saat kita ber-Office Touring menurut saya adalah saat mengunjungi kantor pulic relationship, dan kantor bagian marcomm (marketing & communication), karena di sana kita bisa tahu siapa yang me-layout yearbook kita selama ini.” Ujar Wicak (12 IPS 4).Tidak hanya ber-office touring, mereka juga tidak sengaja bertemu dengan seorang penulis Iwan Setiawan yang mengarang novel 10 autumn, 9 summer.

Setelah dari SSS, siswa kelas 12 pun langsung mengunjungi USBI (Universitas Siswa Bangsa Indonesia) untuk mengikuti Edu fair. “Uniknya, Ketika USBI datang ke sekolah kita untuk memperkenalkan dan menjelaskan hal-hal mengenai USBI, hal itu hanya sebagian kecil dibandingkan ketika kita datang langsung ke USBI dan dijelaskan oleh kakak-kakak mahasiswa di sini, sehingga kita bisa lebih jelas dan memahami USBI itu bagaimana.” Ujar Wicak.

Kelelahan setelah melakukan perjalanan satu hari dengan kereta api dan berkunjung ke dua tempat tersebut, mereka pun beristirahat satu malam di penginapan Hotel Mangga 2. Setelah itu, mereka menuju ke Gelanggang Samudera dan Dufan

Banjir setinggi betis kaki di Jakarta pun tak menyurutkan semangat mereka untuk pergi ke tujuan berikutnya yakni Gelanggang Samudera. Di sana, mereka dapat menyaksikan atraksi licah Si Anjing laut. Setelah 30 menit singgah di Gelanggang Samudra, mereka langsung menuju ke Dufan yang masih satu kompleks dengan Ancol. Di Dufan, siswa-siswi kelas 12 melakukan The Real Holiday melepaskan penat dan bersenang-senang di sana selama tujuh jam.

Setelah seharian berkunjung ke komplek Ancol, tak lengkap jika tak makan malam di tepi pantai Ancol.  Di sini, mereka tak hanya makan malam namun juga berelaksasi untuk melepaskan penat tentang UN. “Sungguh, keindahan pantai Ancol dan makan malam bersama mereka sangat amat melepas penat beban sekolah.” Ujar Wicak.

Keceriaan ibu kota pun sudah terlalui, tujuan berikutnya dari Senior Trip adalah Kota Paris  van Java, Kota Bandung. Sebelumnya, mereka singgah di hotel untuk beristirahat semalam, dan tak diduga lagi mereka bertemu dengan Dahlan Iskhan, Direktur jawa Pos. “Tak diduga lagi, setelah bertemu dengan Iwan Setiawan di SSS, di sini kita juga bertemu dengan Dahlan Iskhan, sungguh pengalaman menarik bisa bertemu dengan penulis-penulis hebat seperti mereka.” Ujar Wicak.

Museum Zoologi adalah tujuan awal trip di Kota Bandung, pembalajaran tentang hewan-hewan purbakala menambah pengetahuan siswa terutama jurusan IPS, tak hanya itu mereka juga dapat melihat rekonstruksi nyata dari hewan dinosaurus yang selama ini hanya bisa dilihat melalui televisi.  Tujuan kedua yakni ke Gunung Tangkuban Perahu. Disana, mereka pergi menuju ke atas Gunung Tangkuban Perahu dan melihat kawah yang ada di bawahnya. “Pemandangan luar biasa ketika kita dapat melihat kawah dari atas gunung Tangkuban Perahu, gumpalan asap tipis dan dinginnya membuat suasana menjadi lengkap.” Ujar Wicak.

Cihamplas adalah penutup tujuan trip kali ini di Bandung. Tempat pusat oleh-oleh khas Bandung semua tersedia, akan tetapi karena kota paris van java ini diguyur hujan deras, persinggahan hanya satu jam dengan belanja yang tak maksimal. Namun, tak kecewa karena di Kota Jogja masih ada Malioboro.

Jogjakarta adalah kota tujuan akhir dari trip kali ini. Tempat yang menjadi favorit adalah Museum Gunung Merapi. “kita belajar banyak, mulai dari gunung berapi di Indonesia, gempa bumi, bebatuan, dan semua itu sangat membantu kami untuk persiapan Try out kota kedua minggu depan.” Ujar Wicak.

Malioboro adalah tujuan akhir dari senior trip tahun ini, setelah dibuat kecewa oleh situasi di Cihamplas, mereka pun berbondong-bondong membeli oleh-oleh unik khas Jogja. “Menurut saya, kaos, gantungan-gantugan sudah mainstream, oleh-oleh yang membuat saya eye-catching adalah seni-seni kriya seperti perahu kriya potong, tas-tas unik dsb.” Mereka membeli itu semua tak hanya untuk adik-adik kamar mereka tetapi juga untuk keluarga mereka di rumah.

Kelelahan empat hari itu tak sebanding dengan keceriaan empat hari itu. Meskipun trip kali ini ini terhitung lancar. Akan tetapi kedisiplinan waktu masih perlu disorot lagi karena hal ini berpengaruh pada tempat wisata yang akan dikunjungi. “Menurut saya untuk trip selanjutnya, perencanaan trip harus dibuat secara matang oleh semua pihak agar kita semua memiliki tangungg jawab masing-masing.” Ujar Wicak mengakhiri perbincangan mengenai senior trip kelas 12. (yun)

SJYC 2013

SOCIAL JUSTICE YOUTH CAMP 2013
MENEMPA KEPEKAAN MULTIKULTURAL

 

Indonesia Social Justice Network (ISJN) yang beranggotakan para alumni dari International Fellowships Program chapter Yogjakarta mengadakan kegiatan sosial berupa camp untuk para pelajar SMA/SMK/MA dan sederajat se-Pulau Jawa dan Madura.  Camp kali ini adalah yang ke-2 kalinya dengan mengangkat tema “menempa kepekaan multikultur kaum muda”.

Sebagai seleksi untuk mengikuti kegiatan ini, karena hanya dipilih 20 peserta dari seluruh applicant di Pulau Jawa dan Madura, panitia mengadakan seleksi melalui esai. Esai yang dikirimkan calon peserta berisikan tentang pengalaman dan pemahaman tentang multikultural dan harapan mengikuti kegiatan ini.

 

Setelah terpilih 20 peserta dengan esai terbaik, pelaksanaan kegiatan camp dilaksanakan pada 27-29 Desember 2013. Dari SMAN 10 Malang terdapat empat peserta yang lolos untuk mengikuti kegiatan, yaitu Anis Wulandari, M. Arief Wicaksono, Ni Luh P, dan Syahrul Findi. Berangkat dari Malang pada tanggal 26 Desember 2013 pukul 21.00 WIB dan tiba di lokasi pada 27 Desember 2013 pukul 10.00 WIB.

 

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini terdiri dari materi, games, ekskursi, dan evaluasi. Hari pertama (27/12) adalah sesi perkenalan diri kepada teman-teman lain dan pemahaman terhadap diri sendiri. Hari kedua (28/12) adalah materi tentang konflik dan mediasi serta pada malam harinya terdapat cultural night, yaitu dimana maisng-maisng peserta menampilkan sebuah penampilan yang telah dipersiapkan sebelumnya, seperti menari, menyanyi, berpuisi, dan lain sebagainya. Sedangkan di hari terakhir (29/12) diadakan ekskursi ke Taman Sari dan Museum Kereta Kencana Keraton Jogjakarta serta ditutup dengan evaluasi.

 

Seluruh rangkaian kegiatan ini melibatkan beberapa pihak, yaitu pihak ISJN sendiri yang terdiri dari fasilitator atau pemateri. Mereka adalah penerima beasiswa di luar negeri melalui IFP. Kemudian juga terdapat pihak dari Desa Pandes sebagai penyedia sarana dan prasarana. Serta juga panitia datri alumni SJYC 2012 sebagai asistan fasilitator. Peserta dari SMAN 10 Malang kembali ke Malang pada 30 Desember 2013 jam 20.00 WIB dengan menggunakan travel kembali.(wicak)