Category Archives: News

OUTDOOR LEARNING

OUTDOOR LEARNING DI ECO GREEN PARK

                Raut wajah para siswa kelas XI SMAN 10 Malang terlihat ceria. Pasalnya, mereka mengikuti kegiatan Outdoor Learning yang akan diselenggarakan di Eco Green Park di Kota Batu pada hari Selasa (8/4).  Siswa mulai berdatangan sekitar pukul 07.00 pagi dan berkumpul di sekitar lapangan basket. Pukul 07.30, siswa dibariskan sesuai kelas masing-masing untuk presensi pagi. Sebelum berangkat, Ibu Niken Asih Santjojo, Kepala SMAN 10 Malang, hadir untuk memberikan sambutan di hadapan para siswa dan guru pendamping. Dalam sambutannya, beliau berpesan agar siswa selalu menjaga nama baik sekolah selama pelaksanaan kegiatan, terlebih lagi terpampang identitas sekolah di T-shirt yang dikenakan siswa.

            Pukul 08.30, setelah pembagian konsumsi dan lembar soal yang harus dikerjakan saat di Eco Green Park, siswa diberangkatkan dengan empat armada bus. Perjalanan dari sekolah menuju Eco Green Park memakan waktu ± 1 jam. Siswa sampai di Eco Green Park tepat pukul 09.30 dan memasuki area Eco Green Park sekitar pukul 10.00 setelah pembagian tiket masuk.

Siswa mulai menjelajahi berbagai macam wahana yang harus dikunjungi dan dilaporkan seperti yang diinstruksikan dalam lembar soal. Ada 14 wahana yang harus dikunjungi dan dilaporkan siswa, diantaranya Miniatur Candi (XI IPS), Geology (XI IPS), Jungle Adventure (XI IPS), Insectarium (XI IPA), Walking Bird (XI IPA), Rumah Terbalik (XI IPA), Animal Farm, Hydroponic, Dome Multimedia, dan Eco Journey.

Selain melaporkan wahana yang dikunjungi, siswa juga harus menggambar peta lokasi setiap wahana di selembar kertas yang telah disediakan.  Pengerjaan laporan dan peta lokasi dilakukan secara berpasangan (2 orang). Meskipun mendung mulai menggantung di langit dan hujan deras mengguyur sekitar pukul 14.00, namun tidak menyurutkan semangat siswa untuk terus menjelajahi area sembari menyelesaikan tugas.  Tak jarang, siswa pun berbasah-basahan, terutama saat mencoba wahana Basmi Hama karena wahana tersebut memakai semprotan air sebagai alat permainannya.

             Pukul 15.00, kegiatan Outdoor Learning diakhiri dan siswa meninggalkan Eco Green Park. Kegiatan selama seharian itu berjalan lancar walaupun sempat hujan deras menjelang berakhirnya kegiatan. (rayhan)

HUT Kota Malang 2014

DENGAN SEMANGAT SATU ABAD KOTA MALANG, KITA WUJUDKAN MASYARAKAT CERIA, CERDAS DAN CEMERLANG MENUJU KOTA YANG BERMARTABAT

Seminar AMINEF

Let’s Study in USA

Studi di Amerika adalah salah satu impian terbesar bagi sebagian anak di SMAN 10 Malang. Tak terkecuali untuk beberapa siswa ini yang jauh-jauh datang ke Surabaya hanya untuk manghadiri seminar dan edu fair yang diadakan oleh AMINEF. Mereka adalah Eka Sari, Rizka A., Glassy K. dan kawan-kawan. Mereka adalah perwakilan siswa dari SMAN 10 Malang beserta 15 siswa kampus 1, 16 siswa kampus 2 dan 11 guru pendamping. Rombongan ini berangkat sekitar jam 10 dari gerbang kampus 1 pada Kamis (27/02). Lelah dan ngantuk pasti mereka rasakan karena perjalanan ini memakan waktu 15 jam untuk kembali lagi ke Kota Malang pada malam harinya.

“ Capek sih pergi ke Surabaya hari ini apalagi di sana panas banget tapi nggak apalah kalau buat studi di USA apa sih yang nggak”, ujar Febrian Insis. Acara ini dimulai pukul 13.00 tetapi karena ada suatu masalah dengan informasinya jadi rombongan SMAN 10 telat dan datang pada pukul 15.00. Acara ini diselenggarakan di Hotel J.W Marriot Surabaya hall B 3. Walaupun telat tapi tetap dapat banyak informasi yang bakal di-share untuk teman-teman lain yang di sekolah karena mereka memang berkewajiban untuk men-share-kan informasi yang mereka dapat it. Ada banyak universitas di Amerika yang promosi di acara ini contohnya seperti University at Buffalo, Missoury University ,North Virginia University dan banyak lagi. “Acaranya berakhir jam 5 sore tapi karena macet sepanjang jalan di Surabaya jadinya kami sampe’ di Malang jam 9 malam”, ujar Eka Sari.(yul)

Open House AFS

Open House Bina Antarbudaya

Minggu kemarin (9/3) banyak siswa kelas X berkesempatan untuk mengikuti Open House Bina Antarbudaya di kampus ABM (STIE Malang Kucecwara). Walaupun tidak semua mengikutinya, tetapi antusias tidak kalah dengan pengunjung yang lain.  Sebelum lanjut ke topik berikutnya, apa itu Open House ? Open House adalah acara terbuka bagi umum, pengunjung bisa mengetahui  dan bertanya lebih jauh mengenai program yang diadakan oleh Bina Antarbudaya, negara-negara tujuannya, kegiatan yang dilakukan dan lain-lain. Acara ini diadakan bersamaan dengan periode pendaftaran seleksi Bina Antarbudaya dan juga bertujuan untuk mengenalkan Bina Antarbudaya dan program-programnya. Berbeda dengan tahun yang sebelumnya, kali ini pendaftaran dilakukan secara online.

Acara dimulai dengan performance alumni Bina Antarbudaya chapter Malang, diantaranya yaitu Paosari, Intan Ekki, Athok, Harun Ardiansyah, Anis Wulandari, 2 siswa sekolah lain, dan Loka  yang akan berangkat tahun ini. Mereka menampilkan drama musikal yang bercerita tentang seorang bule yang ingin mengetahui keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia. Penampilan mereka sangat spektakuler, walaupun mereka hanya berlatih satu hari sebelumnya. Acara dilanjutkan dengan presentasi Hosting dan presentasi cara pengisian pendaftaran online. Setelah itu break.

Selama break, para pengunjung dapat mengunjungi stand yang telah tersedia. Di sana terdapat 5 stand yang terdiri dari beberapa negara tujuan diantaranya, Jerman, Swiss, Amerika, Jepang, dan Belanda. Serta terdapat satu stand khusus mengenani informasi sending dan hosting. Di stand Jerman, para pengunjung disuguhi dengan makanan khas dari Jerman yaitu, Apple pie, Pumpkin soup, dan coklat. Sedangkan di stand Jepang, terdapat kue mochi dan berbagai macam bentuk origami. Di stand Swiss, para pengunjung ditunjukkan bentuk uang Swiss, peta Swiss, serta buku sejarah kereta api yang ada disana. Di stand Amerika, para pengunjung dicicipi dengan Pancake, serta ditunjukkan foto-foto tempat menarik di sana.

Di stand Belanda, terdapat banyak foto negara Belanda. “Bule” asal Belanda ini bercerita tentang keadaan yang ada di Belanda, tempat-tempat terkenal disana , dan  bagaimana orang-orangnya. “Bule” yang satu ini, sekarang kuliah di Universitas Brawijaya dan dia sudah tinggal selama satu setengah bulan. Rencananya ia akan tinggal di Malang selama enam bulan. “well, I don’t feel homesick. Because people in here are so  very kind and friendly and it’s makes me enjoy stay in here. There are a lot of culture in here and it’s different with Netherland. It’s makes me don’t feel homesick in here.He says. Bule berambut keriting ini sangat ramah ketika ia bercerita tentang Belanda.

Break time selesai, pengunjung menempati kursi awal. Acara dilanjutkan dengan presentasi negara Amerika oleh alumni Bina Antarbudaya tahun lalu yaitu Paosari dan Intan Ekki. Keduanya, berbagi cerita dan pengalamannya saat berada di Amerika tahun lalu. Kemudian, dilanjutkan presentasi Belanda oleh 1 “bule” yang mengenalkan hal menarik tentang negaranya serta 3 “bule” yang mempresentasikan tentang Negara Jerman dan mengajak para pengunjung agar tertarik mengambil kesempatan ini. Selanjutnya, presentasi negara Jepang oleh Bramma, alumni Bina Antarbudaya tahun lalu. Bramma berbagi cerita dan pengalamannya pada para pengunjung. Setelah itu, ada presentasi Sending oleh ketua Bina Antarbudaya yang menjelaskan program-program yang dimiliki untuk tahun keberangkatan 2015-2016 yaitu, YES (Youth Exchange Study), AFS (American Field Service), serta Green Academy Short Programme. Dalam presentasi ini dijelaskan mengenai program, perbedaan pada masing-masing program, negara tujuan, serta hal yang harus dipersiapkan.

Acara ini ditutup dengan talkshow bersama orangtua dari Arum dan orangtua dari Bramma, alumni Bina Antarbudaya tahun lalu yang berkesempatan bersekolah di Jepang dan Amerika. Antusias pengunjung begitu tinggi untuk mengajukan pertanyaan pada kedua ibu ini atas pengalaman anaknya. Untuk kalian yang mengikuti program ini jangan takut dan jangan ragu untuk mengikutinya. If  you never try, you’ll never know. Jadi cobalah selagi kalian bisa dan lakukan yang terbaik. Because good thing happen for those who want to try and never give up.  (mir/lef)

M-Teens SC 2014

SMAN 10 Malang Raih 3 Kejuaraan dalam M-Teens School Competition 2014

M-Teens Competition merupakan ajang berkreasi yang sudah dikenal masyarakat se-Malang Raya. Pada tahun ini, kompetisi ini diadakan pada 25-27 Februari 2014. SMAN 10 Malang mengikuti, berbagai cabang lomba, seperti Mading 3D, Student Journalist Competition, Fotografi, Dance, Model dan Band. Perjuangan mereka dalam kompetisi yang diadakan selama tiga hari ini membuahkan hasil yang sangat baik.

SMAN 10 berhasil membawa pulang tiga piala, dan satu predikat sebagai “the best Supporter”.  Empat piala tersebut diantaranya adalah juara II Lomba Mading 3D, dengan nama tim “Madoshagle” yang terdiri dari Dibyana Galih Prakasita, Anisa V Maudy, Yuyun Nailufar, Natasya Dea, Arnoldus Yan Pranata, Tuhrotul Fu’adah, dan M. Triyo Anggono. Mereka sangat bangga dengan kejuaraan ini, karena dalam pembuatan mading tersebut mereka harus merelakan beberapa jam pelajaran mereka. Mereka mengangkat sebuah tema “Hchiko Movie” menurut mereka film ini sangat menarik, karena menceritakan seekor anjing yang sangat setia. Selain itu, mereka memilih ini karena film ini sudah lama dan unik untuk diulas kembali.

Pada bidang yang lain yaitu Journalist Competition yang berhasil mendapatkan Juara III. Kebahagiaan tersendiri bagi Tuhrotul Fu’adah, karena ini merupakan kali pertama ia mengikuti kompetisi jurnalis. “menjadi seorang wartawan itu gampang-gampang susah”, ujar Tuhrotul. Karena ini adalah pertama kalinya ia berkompetisi sebagai wartawan, ia merasa sedikit merasa sulit untuk berburu berita, poin terpenting dalam mencari berita harus “informatif” yaitu mengandung pengetahuan yang luas bagi pembaca dan harus “unik” yaitu berbeda dari yang lain.

Kejuaraan selanjutnya adalah Juara IV lomba fotografi. Pada ajang bergengsi ini,  Erisa Nur Imama berhasil membawa pulang piala M-Teens. Ia tak menyangka dapat mendapatkan kejuaraan tersebut, sempat down saat melihat lawan pada hari pertama, namun masih tersisa dua kali kesempatan lagi  yang digunakan Erisa untuk tetap berusaha semaksimal mungkin.

Dan yang tak kalah menarik sebuah predikat sebagai supporter terbaik diberikan kepada SMAN 10 Malang karena ke-antusiasan siswa SMAN 10 Malang dalam mengikuti M-Teens School Competition 2014 ini. (tuh)