Category Archives: Boyscouts

Kemah Giat Prestasi Pramuka 2011

BANGUN KARAKTER LEWAT GIAT PRESTASI 2011

“Nation and character building”, itulah yang sempat ditekankan oleh Presiden RI pertama Soekarno. Pembangunan nasional sangat diperlukan, tetapi pembangunan karakter jauh lebih dibutuhkan untuk pembangunan bangsa dan Negara itu sendiri. Pramuka diharapkan mampu  menjadi sarana para pemuda-pemudinya untuk  membangun karakter guna kemajuan bangsa dan Negara.

 Kemah Lomba Giat Prestasi Tegak - Dega Kota Malang 2011

     Jumat (28/10) Bertepatan dengan 83 tahun peringatan Sumpah Pemuda Republik Indonesia, telah diadakan Giat Prestasi Tegak-Dega yang diikuti oleh seluruh penggalang, penegak, dan pandega se kota Malang. Kegiatan ini diadakan di Bumi Perkemahan Lemdikacab Jalan Wisnuwardhana Malang. Datang senang pulang matang, itulah  kalimat yang terpasang di depan aula Lemdikacab. Seluruh peserta dengan penuh semangat memasuki gerbang bumi perkemahan. Dengan segala barang dan tetek bengeknya, mereka tidak tampak kerengkelan membawanya. Saling membantu dan suka menolong adalah ciri pramuka sejati.

Upacara Pembukaan oleh Kak Heri Puji Utami

      Lalu, bagaimana dengan kontingen dari Apradasa sendiri? Persiapan bahkan sudah dilakukan mulai dua minggu sebelum pelaksanaan Giat Prestasi ini. Persiapan ini mulai dari persiapan perlengkapan hingga latihan. Bahkan juga sempat latihan gabungan dengan SMAN 8 Malang pada 25 Oktober lalu. “Karena pelatih kita sama, sekalian saja kita berlatih bersama”, ujar Tsabita salah seorang siswa SMAN 8 Malang.  Persiapan yang butuh dimatangkan terlebih dahulu adalah pembuatan film. Yogik sebagai sutradara dan lainnya sebagai pemain. Walaupun film dari Apradasa sudah siap, namun harus kandas di tengah jalan karena salah media pengumpulan.

Kemah 1
     

Jumat pagi, kami berangkat ke sekolah bareng dengan siswa kelas XI. Kami kembali mematangkan persiapan di sekolah setelah kemarinnya mempersiapkan barang yang dibutuhkan. Dengan satu travello dan satu mobil pickup, kami berangkat ke bumi perkemahan Lemdikacab sekitar pukul  11.00 WIB. Hujan sempat mengguyur ketika kami mendirikan tenda, namun kami tak mempedulikan hal itu. Bahkan diantara kami ada yang rela melepas baju.

Kemah 4

           Giat Prestasi Tegak-Dega kali ini diwarnai beraneka kegiatan. Sejumlah  perlombaan juga meramaikan GPTD 2011 ini. Diantaranya lomba olah nada yang diwakili oleh Fikri Afif, Ella Intan, Frizka Putri, dan Hilda.  Scout ala chef dimana para koki koki pilihan sanggah unjuk kebolehan mereka melalui masakan-masakan yang siap memanjakan lidah para juri. Dalam lomba ini, Smandasa diwakili oleh Yogik, Arief, Frizka, dan Nanik. Adapula lomba pramuka dalam berita yang diwakili oleh Luthfi . Smart plan atau membuat proposal yang diwakili oleh Edwin, Arief, Intan, dan Nanik. Desain logo GPTD yang diwakili oleh Frizka, Hani, Gasyudha dan Yogik. Scout van java atau pidato bahasa Jawa yang diwakili olehHilda dan Luthfi. lomba presentasi film, Cross Word yang diwakili oleh  Udin, Fikri, Ahmad, dan Luthfi serta Hani, Afif, Showfil, dan Intan.Lomba pramuka dalam berita yang diwakili oleh Arief, Luthfi, Showfil dan Afif. Yang paling utama adalah lomba kavlingku rumahku yaitu penilaian terhadap tenda masing-masing sanggah. Kebersihan dan kerapian menjadi kesibukan utama para peserta. Sedangkan para penggalang sibuk dengan safari campnya.

Pramuka APRADASA

      Perjuangan kami ternyata tidak sia-sia. Apradasa berhasil membawa enam piala. Yaitu Juara I Putra, Juara I Putra Cross Word, Juara II Putra Smart Plan, Juara I Putra Kavlingku Rumahku, Juara III Putri Smart Plan, dan Juara III Putri Pramuka Pintar.

Kontingen Pramuka SMAN 10 Malang

     Giat Prestasi Tegak-Dega Malang 2011 yang dibuka oleh ketua Tim Penggrak PKK Dra. Hj. Heri Pudji Utami atau akrab dipanggil bunda ini berakhir pada Minggu, 30 Okober 2011 tentunya dengan para peserta yang sudah matang, baik fisik, mental, maupun karakternya, oleh karena pramuka adalah mesin pencetak karakter bangsa.

Persami SMPN 5 Malang

APRADASA Berkemah

Minggu (9/10). APRADASA (Arek Pramuka SMANDASA) SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy) mengikuti kegiatan PERSAMI (Perkemahan Sabtu – Minggu) acara tahunan yang diadakan oleh SMPN 5 Malang. Anggota Apradasa menjadi panitia dalam acara yang diselenggarakan oleh Armidi (Armada Hamid Rusdi). Kegiatan ini dimulai Sabtu(8/10) sampai Minggu(9/10). Dihadiri oleh seluruh siswa kelas tujuh SMPN 5 Malang, Anggota Dewan Galang, alumni,dan tentunya anggota Apradasa.

Persami di SMPN 5 Malang

                Bermain, bersenang-senang, belajar itu adalah aktivitas selama kegiatan persami berlangsung. “tak ada pramuka hebat, adanya pramuka yang terlatih”, ujar Kak Supri selaku pembina satuan disetiap kesempatan. Acara diawali dengan upacara pembukaan, diikuti dengan baris-berbaris,api unggu, pentas seni dan game seru lainnya.kegiatan ini sangat mendukung untuk melatih hidup mandiri.

                Anggota Apradasa beserta panitia dari dewan galang bekerjasama guna berjalannya acara ini. “kami senang dengan kehadiran kakak-kakak Apradasa di sini kita bisa sharing bareng.” Ujar Didi selaku ketua pelaksana persami. Lancarnya kegiatan ini dikarenakan semangat para peserta dan panitia yang berpartisipasi dalam acaran tersebutnmeskipun dengan akhir yang melelahkan untuk siswa kelas sepuluh SMAN 10 Malang ini merupakan pengalaman baru karena kegiatan ini berhubungan dengan kegiatan rutin community service di sekolah maupun luar sekolah. Jadi, kita dilatih bagaimana cara untuk bersosialisasi kepada semua orang disekitar.

Persami di SMP Negeri 5 Malang

                Dalam persami kali ini kita bisa belajar dan berbagi pengalaman dari luar, dari teman baru dan kerabat baru. Memperbanyak kawan sama dengan memperbanyak pengalaman baru.(hany)

Brigade Penolong Kota Malang

Libur Lebaran di Terminal

 

 Jumat (2/9) liburan Hari Raya Idul Fitri 1432 H yang seharusnya dirayakan bersama keluarga di rumah, tetapi tidak dengan para anggota Brigade Penolong (BP) Kota Malang yang berlibur di terminal demi menjaga keamanan dan ketertiban para pemudik . Dengan puluhan anggota yang berasal dari berbagai kalangan, dari pelajar sampai orang dewasa dalam satuan Gerakan Pramuka. Yang sebelumnya dibekali dengan keahlian-keahlian khusus seperti penanganan korban kecelakaan juga kelancaran lalu lintas.

Gasyudha dan Edwin

Terminal Arjosari dijadikan sasaran oleh anggota BP dari SMAN 10 Malang (Sampoerna Academy) yakni Gasyudha, Edwin, dan Hany Mufida. Tidak hanya itu anggota POLRI pun juga mengawasi kesibukan di terminal. Keluar-masuknya kendaraan juga menjadi tanggung jawab anggota BP untuk mengatur kelancaran lalu lintas.

Banyaknya pemudik dari luar kota yang tidak tahu jurusan bis atau angkutan kota menjadi tugas BP untuk menolongnya. Kemampuan dalam hal kesehatan pun juga diutakmakan, dikarenakan apabila terjadi kecelakaan. Segala keterampilan dan kecekatan harus dimiliki setiap anggota BP, terutama dengan didasari jiwa sukarelawan yang tinggi, juga peduli antarsesama.

Gasyudha - Hany Mufida - Edwin Luthfi

Anggota BP bertugas mulai dari pukul tujuh pagi sampai pukul tujuh malam, waktu liburan pun dihabiskan di terminal. Kegiatan ini harusnya dijadikan rutinitas tahunan supaya para pemudik merasa aman dan nyaman ketika akan berlebaran. Hendaknya pemerintah memiliki kebijakan khusus untuk hal ini supaya BP Kota Malang menjadi salah satu pokok ketertiban dan kenyamanan di dalam kota.(hany).

Sarasehan Pramuka Kota Malang

Bersatu dalam Keakraban 1332 Gathering

Dewan Kerja Cabang Kota Malang kembali mengadakan event menarik pada tanggal 20 Agustus 2011 lalu, kegiatan ini dinamakan “1332 Gathering” dengan mengusung tema “Enjoying Scout with Friendship and Brotherhood”. Sesuai dengan temanya, kegiatan ini difokuskan untuk meningkatkan kekerabatan dan komunikasi para tegak dega pramuka di Kota Malang. Dua anggota pramuka Smandasa, Ade Harwoko dan Niswatuz Zahroh ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Foto 1

Acara pertama diawali dengan materi sosialisasi SKU terbaru. Seperti kita ketahui, tantangan maupun masalah yang dihadapi gerakan pramuka dan kaum muda Indonesia semakin komplek, tentunya butir-butir SKU yang telah disusun sejak tahun 1977 sudah tidak lagi koheren dengan kondisi zaman yang semakin mengglobal sekarang ini, hal tersebut mendorong para penggerak pramuka untuk merevisi kembali agar generasi muda dapat mengikuti perkembangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada inti pendidikan kepramukaan. Di dalam SKU terbaru terdapat beberapa materi yang dihilangkan dan diganti dengan materi baru yang telah disesuaikan dengan keadaan sekarang. Kelebihan SKU terbaru terletak pada peningkatan mutu materi, peserta didik tidak hanya dituntut untuk memahami teori saja namun juga benar-benar cakap dalam pengaplikasiannya. Kegiatan sosialisasi SKU terbaru sebagai bentuk revitalisasi gerakan pramuka akan terus berlanjut untuk meningkatkan pemahaman peserta didik.

Kegiatan berlanjut dengan acara ngabuburit atau lebih tepatnya ceramah agama versi pramuka. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk merenungkan makna yang terkandung dalam tiap kalimat Dasa Dharma sesuai dengan pemahaman syariat islam. Tak lama kemudian kumandang adzanpun bergema, inilah saat yang ditunggu-tunggu, menikmati hidangan buka puasa penuh kehangatan dan kekeluargaan.

Foto 2

Kebersamaan peserta semakin erat dengan adanya diskusi forum. Dalam acara ini semua peserta dapat mengemukakan ide, opini, saran ataupun keluhan terhadap masalah yang biasa terjadi di masing-masing pangkalannya. Selain itu, peserta juga dapat bertukar informasi dengan anggota dewan kerja cabang tentang kegiatan pramuka khususnya di Kota Malang. “Kegiatannya bagus, dapat menyatukan pikiran para tegak dan dega se-Kota Malang, harapan saya semoga di lain kesempatan pihak panitia dapat semakin meningkatkan komunikasi dengan peserta demi kelancaran acara ke depannya”, Ujar Ade Harwoko salah satu peserta acara 1332 Gathering.

Banyak sekali manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini, utamanya sebagai salah satu bentuk revitalisasi gerakan pramuka khususnya di wilayah Kota Malang demi pembentukan dan penguatan karakter generasi muda yang dikemas dalam kegiatan yang atraktif dan edukatif. (Niswatuz Zahroh)

50 Tahun Gerakan Pramuka Indonesia

PENYELAMAT GENERASI MUDA yang TAK PERNAH PADAM

     Salam Pramuka!

      Peringatan hari ulang tahun Gerakan Pramuka ke 50 tahun jatuh pada hari Minggu, 14 Agustus 2011. Sejumlah 30  anggota pramuka Smandasa (Apradasa) ikut serta dalam upacara peringatan ini tepatnya di Balai Kota Malang, bersama dengan perwakilan anggota pramuka lain dari masing-masing sekolah se-Kota Malang.

HUT Pramuka ke - 50.

      Dalam upacara ini Kak Drs. Peni Suparto selaku Walikota Malang berkesempatan menjadi pembina upacara. Semakin istimewa, momen ini juga digunakan untuk sesi pemberian penghargaan pancawarsa bagi para pembina, pengurus kwaran cabang dan ranting, pengurus andalan cabang, dan pembina pramuka garuda yang telah mengabdi dalam gerakan pramuka dengan aktif, mampu memotivasi dan memberikan sumbangsih tinggi untuk kemajuan gerakan pramuka selama 5 tahun maupun kelipatannya.

Peserta Upacara HUT Pramuka di Balaikota malang

      Memasuki acara inti, pembina upacara membacakan sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka yakni Kak Prof. Dr. dr. H. Azrul Azwar, MPH. Tema peringatan ulang tahun emas Gerakan Pramuka tahun 2011 ini adalah “Pramuka Penyelamat Generasi Muda”, beliau menyampaikan bahwa revitalisasi gerakan pramuka yang telah berjalan selama lima tahun ini semakin menunjukkan kemantapannya, terbukti dari semakin tingginya minat pemuda yang bergabung dalam gerakan pramuka.

Kak Drs. Shofwan, SH, M.Si (Waka Kwarcab Bina Muda) - Penerima Penghargaan Pancawarsa

      Namun bersamaan dengan itu, tantangan maupun masalah yang  dihadapi gerakan pramuka dan kaum muda indonesiapun makin komplek. Keterlibatan aktif generasi muda dalam kemajuan kegiatan kepramukaan sangatlah diperlukan untuk mengatasi segala ancaman yang mungkin bisa terjadi. Tak dipungkiri, nasib bangsa dan negara di masa depan ada di tangan generasi muda. Menyadari hal itu, gerakan pramuka hadir sebagai salah satu pilar pendidikan kaum muda di Indonesia yang memiliki andil besar dalam membentuk karakter kaum muda yang tangguh, berkepribadian kuat, memiliki semangat kebangsaan tinggi, disiplin serta meningkatkan keterampilan di segala bidang.

Pramuka SMANDASA di Balai Kota Malang

      Jangan biarkan sejarah hanya mencatat besarnya peranan gerakan pramuka di zaman awal kebangkitan nasional saja, namun justru di era pembangunan nasional seperti saat inilah kiprah gerakan pramuka sangat butuh digelorakan untuk menyelamatkan generasi muda di tengah banyaknya kemelut yang dihadapi bangsa dan negara.

      Oleh karena itu, demi terwujudnya visi dan misi gerakan pramuka, marilah kita bersama-sama mengobarkan panji-panji Gerakan Pramuka untuk terus mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa.

            Satu Pramuka untuk Satu Indonesia, Jayalah Indonesia

Salam Pramuka!

(Niswatuz Zahroh)